Follow by Email

Jumat, 01 April 2011

5 Lima Alat Indera Manusia : Mata, Hidung, Telinga, Lidah & Kulit (Panca Indera)

5 Lima Alat Indera Manusia : Mata, Hidung, Telinga, Lidah & Kulit (Panca Indera)

Manusia membutuhkan informasi berupa rangsangan dari lingkungan luar sekitar untuk dapat menjalani hidupnya dengan baik. Agar rangsangan yang berasal dari luar tubuh dapat ditangkap dibutuhkan alat-alat tubuh tertentu yang bernama indera. Kelima alat indera itu adalah mata, hidung, telinga / kuping, kulit dan lidah.
Setiap orang normalnya memiliki lima / panca indera yang berfungsi dengan baik untuk menangkap rangsangan sehingga dapat memberikan respon sesuai dengan keinginan atau sesuai dengan insting kita. Orang yang cacat indra masih bisa hidup namun tidak akan bisa menikmati hidup layaknya manusia normal.
Indera Manusia ada lima sehingga disebut panca indera disertai arti definisi / pengertian, yaitu :


1. Indera Penglihatan / Penglihat = Mata

Mata adalah indera yang digunakan untuk melihat lingkungan sekitarnya dalam bentuk gambar sehingga mampu dengan mengenali benda-benda yang ada di sekitarnya dengan cepat. Jumlah mata manusia ada dua buah yang bekerja saling menunjang satu sama lain. Orang yang tidak memiliki mata disebut buta sehingga butuh bantuan tongkat, anjing pemandu, dll untuk kemudahan dalam mengenali lingkungan sekitar dan juga untuk bergerak.

2. Indera Penciuman / Pencium = Hidung













Hidung adalah indera yang kita gunakan untuk mengenali lingkungan sekitar atau sesuatu dari aroma yang dihasilkan. Kita mampu dengan mudah mengenali makanan yang sudah busuk dengan yang masih segar dengan mudah hanya dengan mencium aroma makanan tersebut. Di dalam hidung kita terdapat banyak sel kemoreseptor untuk mengenali bau.

3. Indera Pengecap = Lidah


Lidah adalah alat indera yang berfungsi untuk merasakan rangsangan rasa dari benda-benda yang masuk ke dalam mulut kita. Lidah dapat merespon berbagai jenis dan macam rasa seperti rasa manis, rasa pahit, rasa asam dan rasa asin. Kita dapat menikmati makanan dan minuman karena adanya indra pengecap ini. Bagian lidah yang depan berguna untuk merasakan rasa asin, bagian yang sebelah samping untuk rasa asam, bagian tepi depan berfungsi untuk merasakan rasa manis dan bagian lidah yang belakang untuk rasa pait.

4. Indera Pendengaran / Pendengar = Telinga / Kuping

Telinga adalah alat indra yang memiliki fungsi untuk mendengar suara yang ada di sekitar kita sehingga kita dapat mengetahui / mengidentifikasi apa yang terjadi di sekitar kita tanpa harus melihatnya dengan mata kepala kita sendiri. Orang yang tidak bisa mendengar disebut tuli. Telinga kita terdiri atas tiga bagian yaitu bagian luar, bagian tengah dan bagian dalam.

5. Indera Peraba = Kulit

Kulit adalah alat indera kita yang mampu menerima rangsangan temperatur suhu, sentuhan, rasa sakit, tekanan, tekstur, dan lain sebagainya. Pada kulit terdapat reseptor yang merupakan percabangan dendrit dari neuron sensorik yang banyak terdapat di sekitar ujung jari, ujung lidah, dahi, dll.
Apabila dibagi ke dalam kelompok alat indera, maka dapat kita bagi ke dalam tiga grup kelompok, yakni :
1. Kemoreseptor
Kemoreseptor adalah alat indera yang merespon terhadap rangsangan zat kimia yaitu indra pembau (idung) dan indra pengecap (lidah).
2. Mekanoreseptor
Mekanoreseptor adalah alat indera yang merespon terhadap rangsangan gaya berat, tegangan suara dan tekanan yakni indra peraba (kulit) dan indra pendengaran (kuping).
3. Photoreseptor / Fotoreseptor
Photoreseptor adalah alat indera yang merespon terhadap rangsangan cahaya seperti indra penglihatan atau mata.
Alat indra kita merupakan aset terpenting tubuh kita oleh sebab itu jagalah kesehatan alat indera kita agar tetap sehat dan berfungsi dengan baik

biologi Klasifikasi ilmiah

Klasifikasi ilmiah menunjuk ke bagaimana ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup. Klasifikasi modern berakar pada sistem Carolus Linnaeus, yang mengelompokkan spesies menurut kesamaan sifat fisik yang dimiliki . Pengelompokan ini sudah direvisi sejak Carolus Linnaeus untuk menjaga konsistensi dengan asas sifat umum yang diturunkan dari Darwin.
Untuk mengenali dan mempelajari makhluk hidup secara keseluruhan tidak mudah sehingga dibuat klasifikasi (pengelompokan) makhluk hidup. Klasifikasi makhluk hidup adalah suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu. Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), Famili (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Klasifikasi makhluk hidup didasarkan pada persamaan dan perbedaan ciri yang dimiliki makhluk hidup, misalnya bentuk tubuh atau fungsi alat tubuhnya. Makhluk hidup yang memliliki ciri yang sama dikelompokkan dalam satu golongan. Contoh klasifikasi makhluk hidup adalah :
  • Berdasarkan ukuran tubuhnya. Contoh: Tumbuhan dikelompokkan menjadi pohon, perdu, dan semak.
  • Berdasarkan lingkungan tempat hidupnya. Contoh: Tumbuhan dikelompokkan menjadi tumbuhan yang hidup di lingkungan kering (xerofit), tumbuhan yang hidup di lingkungan air (hidrofit), dan tumbuhan yang hidup di lingkungan lembab (higrofit).
  • Berdasarkan manfaatnya. Contoh: Tumbuhan dikelompokkan menjadi tanaman obat-obatan, tanaman sandang, tanaman hias, tanaman pangan dan sebagainya
  • Berdasarkan jenis makanannya. Contoh: Hewan dikelompokkan menjadi hewan pemakan daging (karnivora), hewan pemakan tumbuhan (herbivora), dan hewan pemakan hewan serta tumbuhan (omnivora).
Cara pengelompokan makhluk hidup seperti ini dianggap kurang sesuai yang disebabkan karena dalam pengelompokan makhluk hidup dengan cara demikian dibuat berdasarkan keinginan orang yang mengelompokkannya.

Sistem Klasifikasi Domain

Belakangan, sistem Kingdom sempat dianggap basi, sehingga dibentuk sistem baru yang menambah urutan dan memiliki lebih sedikit jenis, yaitu Domain.
Ada tiga jenis Domain, yaitu:
  1. Archaea (dari Archaebacteria)
  2. Bacteria (dari Eubacteria)
  3. Eukarya (termasuk fungi, hewan, tumbuhan, dan protista)

Sistem Klasifikasi Enam Kingdom (Menurut Woese tahun 1977)

Semula para ahli hanya mengelompokkan makhluk hidup menjadi 2 kerajaan, yaitu kerajaan tumbuhan dan kerajaan hewan. Dasar para ahli mengelompokkan makhluk hidup menjadi 2 kerajaan :
  1. Kenyataan bahwa sel kelompok tumbuhan memiliki dinding sel yang tersusun dari selulosa.
  2. Tumbuhan memiliki klorofil sehingga dapat membuat makanannya sendiri melalui proses fotosintesis dan tidak dapat berpindah tempat dan hewan tidak memiliki dinding sel sementara hewan tidak dapat membuat makanannya sendiri, dan umumnya dapat berpindah tempat.
Namun ada tumbuhan yang tidak dapat membuat makanannya sendiri, yaitu jamur (fungi). Berarti, tumbuhan berbeda dengan jamur maka para ahli taksonomi kemudian mengelompokkan makhluk hidup menjadi tiga kelompok, yaitu Plantae (tumbuhan), Fungi (jamur), dan Animalia (hewan).
Setelah para ahli mengetahui struktur sel (susunan sel) secara pasti, makhluk hidup dikelompokkan menjadi empat kerajaan, yaitu Prokariot, Fungi, Plantae, dan Animalia, Pengelompokan ini berdasarkan ada tidaknya membran inti sel. Sel yang memiliki membran inti disebut sel eukariotik, sel yang tidak memiliki membran inti disebut sel prokariotik.
Pada tahun 1969 Robert H. Whittaker mengelompokkan makhluk hidup menjadi lima kingdom, yaitu Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia. Pengelompokan ini berdasarkan pada susunan sel, cara makhluk hidup memenuhi makanannya, dan tingkatan makhluk hidup.
Namun sistem ini kemudian diubah dengan dipecahnya kingdom monera menjadi kingdom Eubacteria dan Archaebacteria.
Penjelasan Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup Enam Kingdom:

Kingdom Eubacteria

Para makhluk hidup di Kingdom Eubacteria berupa makhluk hidup sel tunggal (uniseluler). Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Eubacteria memiliki sel prokariotik (sel sederhana yang tidak mempunyai kapsul sebagai lapisan terluarnya dan dinding sel didalamnya). Eubacteria juga dikenal dengan istilah bakteria.

Kingdom Archaebacteria

Pada tahun 1977 seorang mikrobiolog bernama Carl Woese dan peneliti lain dari university of Illinois menemukan suatu kelompok bakteri yang memiliki ciri unik dan berbeda dari anggota kingdom Monera lainnya. Kelompok tersebut dinamakan Archaebacteria. Archaebacteria lebih mendekati makhluk hidup eukariot dibandingkan bakteri lain yang merupakan prokraiot. Hal itu menyebabkan terciptanya sistem klasifikasi 6 kingdom pemisah kingdom Archaebacteria dari anggota kingdom Monera lain yang kemudaian disebut Eubacteria. Namun hingga sekarang yang diakui sebagai sistem klasifikasi standar adalah sistem Lima Kingdom yang ditemukan oleh Whittaker.
Makhluk hidup di Kingdom Archaebacteria tidak jauh berbeda dengan yang ada di Kingdom Eubacteria karena mereka dulunya satu Kingdom. Namun Archaebacteria umumnya tahan di lingkungan yang lebih ekstrim.

Kingdom Protista

Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Protista memiliki sel eukariotik. Protista memiliki tubuh yang tersusun atas satu sel atau banyak sel tetapi tidak berdiferensiasi. Protista umumnya memiliki sifat antara hewan dan tumbuhan. Kelompok ini terdiri dari Protista menyerupai tumbuhan (ganggang), Protista menyerupai jamur, dan Protista menyerupai hewan (Protozoa, Protos: pertama, zoa: hewan). Protozoa mempunyai klasifikasi berdasarkan sistem alat geraknya, yaitu Flagellata/Mastigophora (bulu cambuk, contoh Euglena, Volvox, Noctiluca, Trypanosoma, dan Trichomonas), Cilliata/Infusiora (rambut getar, contoh Paramaecium), Rhizopoda/Sarcodina (kaki semu, contoh Amoeba), dan Sporozoa (tidak mempunyai alat gerak, contoh Plasmodium).

Kingdom Fungi (Jamur)

Fungi memiliki sel eukariotik. Fungi tak dapat membuat makanannya sendiri. Cara makannya bersifat heterotrof, yaitu menyerap zat organik dari lingkungannya sehingga hidupnya bersifat parasit dan saprofit. Kelompok ini terdiri dari semua jamur, kecuali jamur lendir (Myxomycota) dan jamur air (Oomycota). Beberapa kelompok kelas antara lain:
a. kelas Myxomycetes (jamur lendes) contoh nya Physarum policephalius.
b. kelas Phycomycetes (jamur ganggang) contoh nya jamur tempe (Rhizopus oryzae, mucor mue)

Kingdom Plantae (Tumbuhan)

Tumbuhan terdiri dari tumbuhan lumut (Bryophyta), tumbuhan paku (Pteridophyta), tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae), dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae).

Kingdom Animalia (Hewan)

Hewan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya tersusun atas banyak sel yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Hewan tidak dapat membuat makanannya sendiri sehingga bersifat heterotrof. Kelompok ini terdiri dari semua hewan, yaitu hewan tidak bertulang belakang (invertebrata/avertebrata) dan hewan bertulang belakang (vertebrata).

Sistem Klasifikasi 6 Kingdom (Menurut Thomas Cavalier-Smith tahun 2004)

Seorang ilmuwan Thomas Cavalier-Smith mengklasifikasikan makhluk hidup menjadi 6 Kingdom juga, namun dengan memisahkan Eukaryota dari Protista yang bersifat autotrof menjadi Kingdom baru, yaitu Chromista. 6 Kingdom menurut Klasifikasi Cavalier-Smith:
a. Bacteria
b. Protozoa
c. Chromista
d. Fungi
e. Plantae
f. Animalia
Walaupun sekarang Indonesia sedang berusaha mengadaptasikan klasifikasi Domain, namun klasifikasi menurut ketentuan terakhir (yang terbaru) adalah klasifikasi Cavalier-Smith ini.

Sejarah Klasifikasi

Linnaeus, 1735 (2 Kingdom) Haeckel, 1866 (3 Kingdom) Chatton, 1925 (2 Empire) Copeland, 1938 (4 Kingdom) Whittaker, 1969 (5 Kingdom) Woese et al, 1977 (6 Kingdom) Woese et al, 1990 (3 Domain) Cavalier-Smith, 2004 (6 Kingdom)
(Belum ada klasifikasi mikroba)
Prokaryota Monera Monera Eubacteria Bacteria Bacteria (Gabungan Archaebacteria dan Eubacteria)

Protista Prokaryota (idem/klasifikasi yg sama dgn yang di atas) Monera (idem) Monera (idem) Archaebacteria Archaea Bacteria (idem)


-- Eukaryota mulai dari sini -- Protoctista Protista Protista -- Eukarya mulai dari sini -- Protozoa




Protista (idem) Protista (idem)
Chromista
Vegetabilia Plantae Eukaryota
Fungi Fungi Eukarya Fungi
Vegetabilia (idem) Plantae (idem)
Plantae Plantae Plantae
Plantae
Animalia Animalia
Animalia Animalia Animalia
Animalia

Klasifikasi Kingdom Plantae / Kerajaan Tumbuhan - Thallophyta, Bryophyta, Pteridophyta dan Spermatophyta - Pelajaran Biologi



Dalam golongan tumbuh-tumbuhan atau pohon-pohonan yang disebut juga kingdom plantae atau kerajaan tumbuh-tumbuhan dapat kita bagi-bagi menjadi beberapa divisi, antara lain adalah :
1. Divisi Thallophyta / Thalopita / Thalophita
Divisi thallophyta adalah tumbukan yang memiliki thalus termasuk diantaranya adalah golongan jamur / fungi, bakteri dan ganggang / alga.
2. Divisi Bryophyta / Briopita / Briophita
Divisi bryophyta meliputi golongan lumut-lumutan
3. Divisi Pteridophyta / Pteridopita / Pteridophita
Divisi pteridophyta meliputi golongan paku-pakuan
4. Divisi Spermatophyta / Spermatopita / Spermatophita
Divisi spermatophyta meliputi golongan tumbuhan berbiji baik tumbuhan berbiji keping satu (monokotil) maupun dua (dikotil)
Berdasarkan morfologi atau susunan tubuh tumbuhan bisa dibedakan lagi atas dua jenis kelompok, yakni :
1. Thallophyta
Definisi Thallophyta : Adalah tumbuhan yang belum memiliki daun, akar dan batang yang jelas.
2. Cormophyta / Kormopita / Kormophita
Denisisi dan Pengertian Cormophita : Adalah tumbuhan yang batang, akar dan daun sudah jelas yang meliputi tiga divisi selain thalophita yaitu bryophita, pteridophita dan spermatophita.
Tambahan :
Anda dapat mencari informasi mengenai monokotil dan dikotil di situs organisasi.org ini dengan menggunakan fitur pencarian / search.

Pengertian Energi, Potensial, Kinetik dan Hukum Kekekalan Energi - Fisika

Pengertian Energi, Potensial, Kinetik dan Hukum Kekekalan Energi - Fisika

Energi dari suatu benda adalah ukuran dari kesanggupan benda tersebut untuk melakukan suatu usaha. Satuan energi adalah joule. Dalam ilmu fisika energi terbagi dalam berbagai macam/jenis, antara lain :
- energi potensial
- energi kinetik/kinetis
- energi panas
- energi air
- energi batu bara
- energi minyak bumi
- energi listrik
- energi matahari
- energi angin
- energi kimia
- energi nuklir
- energi gas bumi
- energi ombak dan gelombang
- energi minyak bumi
- energi mekanik/mekanis
- energi cahaya
- energi listrik
- dan lain sebagainya
A. Energi potensial atau Energi Diam
Energi potensial adalah energi yang dimiliki suatu benda akibat adanya pengaruh tempat atau kedudukan dari benda tersebut. Energi potensial disebut juga dengan energi diam karena benda yang dalam keaadaan diam dapat memiliki energi. Jika benda tersebut bergerak, maka benda itu mengalami perubahan energi potensial menjadi energi gerak. Contoh misalnya seperti buah kelapa yang siap jatuh dari pohonnya, cicak di plafon rumah, dan lain sebagainya.
Rumus atau persamaan energi potential :
Ep = m.g.h
keterangan
Ep = energi potensial
m = massa dari benda
g = percepatan gravitasi
h = tinggi benda dari tanah
B. Energi Kinetik atau Kinetis
Energi kinetik adalah energi dari suatu benda yang dimiliki karena pengaruh gerakannya. Benda yang bergerak memiliki energi kinetik.
Rumus atau persamaan energi kinetik :
Ek = 1/2.m.v^2
keterangan
Ep = energi kinetik
m = massa dari benda
v = kecepatan dari benda
v^2 = v pangkat 2
C. Hukum Kekekalan Energi
" Energi tidak dapat diciptakan dan juga tidak dapat dimusnahkan "
Jadi perubahan bentuk suatu energi dari bentuk yang satu ke bentuk yang lain tidak merubah jumlah atau besar energi secara keseluruhan.
Rumus atau persamaan mekanik (berhubungan dengan hukum kekekalan energi) :
Em = Ep + Ek
keterangan
Em = energi mekanik
Ep = energi kinetik
Ek = energi kinetik
Catatan :
Satuan enerti adalah joule

Pengetahuan: Sandi morse

 

Sandi Morse


Sandi Morse digunakan secara umum di sunia mengikuti aturan yang sama. Sandi morse ditemukan oleh Morse seorang yang berkebangsaan Amerika Serikat. Sandi morse dapat digunakan dengan berbagai perangkat seperti peluit, asap, telegraph, lampu, dan lain sebagainya. Tanda strip dan titik adalah periode kode di mana titik adalah 1 ketukan dan strip adalah 3 ketukan.
Kode morse untuk huruf dan angka :
A = .-
B = -



PENDIDIKAN: Sejarah Kekaisaran China


Sejarah Cina dimulai dari dinasti Xia periode 500 tahun (tahun 2200 sampai 1700 sebelum masehi). Hal itu diikuti oleh Dinasti Shang dari tahun 1700 sampai 1100 sebelum masehi. Walaupun tidak ada catatan sejarah dan penemuan arkeologi, tokoh mitologi tetap menuntut tentang dua dinasti itu.

Dinasti ketiga yang dikenal di dinasti Cina bernama dinasti Zhou sampai abad 221 sebelum masehi. Dinasti Zhou menyumbangkan dua filosofi dan kepercayaan penting. Khong Hu Chu dan Tao. Khong Hu Chu berdiri dari abad 551 sampai 479 sebelum masehi, ia membangun standar kehidupan sosial bagi orang-orang Cina sampai tahun1911 ketika kaisar Cina jatuh dan muncul perdebatan, Khong Hu Chu memberikan sumbangan pada kehidupan social Cina hingga kini, walaupun Cina menjadi negara komunis sampai 1949.

Pendiri ajaran Tao adalah pendeta Budha Cina bernama Laozi. Berbeda dengan Tao Khong Hu Chu bukanlah agama yang berhubungan dengan dewa ataupun dewi, dan bukan juga ajaran supranatural, ajaran Tao lebih mengacu pada hal mistik. Ketika Dinasti Zhao akan masuk pada wilayah utama, orang-orang China pertama kalinya bersatu di bawah Dinasti Qin. Dinasti Qin hanya bertahan selama 14 tahun, di masa pemerintahan kaisar Qin Shihuang. Walaupun Qin Shihuang memerintah dengan kejam, tapi ia memperkenalkan sistem administrasi yang dipakai di berbagai tempat lebih dari 2000 tahun. Prinsip dari bentuk sistem administrasi sangat kuat berlaku di pemerintahan yang ditentukan oleh administrator serta disetujui oleh pusat. Walaupun model Komunis Cina masih berpengaruh pada sistem ini.

Setelah Qin Shihuang wafat, putranya Liu menjadi kaisar, walaupun Kaisar Liu tidak memiliki kemampuan sebagai Pemimpin. Kemudian komandan Liu Bang bergerak ke Ibukota kekaisaran dan menjatuhkan dinasti Qin. Liu Bang kemudian mengumumkan dirinya sebagai kaisar yang baru dan mendirikan Dinasti Han. Keturunan Liu Bang memiliki kemampuan untuk memimpin, dan dinasti Han berdiri selama 400 tahun dari tahun 206 sebelum masehi sampai 220 masehi. Dinasti Han tidak terorganisir dengan baik seperti Dinasti Qin. Dinasti Han terlibat kasus korupsi dan perpecahan. Setelah kaisar Han berakhir, abad 220 setelah masehi, Cina dibagi menjadi tiga kerajaan, kerajaan Wu, Wei dan Shu Han. Periode tiga kerajaan itu berakhir sampai abad 589 setelah masehi. Pada saat itu bukan hanya abad untuk tiga kerajaan, tapi juga era dari kerusuhan internal, dengan masa kejayaan dinasti yang singkat dan pergantian pusat kekuasaan.

Cina bersatu kembali, dan diperintah oleh dinasti tunggal, Jenderal Wi Barat, Sui, menaklukan hina Selatan bukan untuk kepentingan kemenangan dinasti Wi Barat tapi untuk untuk mengangkat dirinya sebagai kaisar Cina. Dinasti Sui berakhir pada tahun 618 sebelum masehi tapi menimbulkan dampak yang dalam bagi pembangunan masyarakat China. Keahlian mayor dari dinasti Sui adalah pembentukan resmi dalam hal pembangunan Grand Canal, dimana sungai mengalir dari utara ke selatan melalui Cina, dan ketika sungai mengalir dari arah timur ke barat. Walaupun tidak sukses, dinasti Sui melakukan tiga perjalanan militer ke semenanjung Korea, menjalankan pemerintahan putra Sui, Yangdi. Ketika tentara Yangdi kalah untuk ketiga kalinya, kaisar dibunuh oleh penasehatnya. Jenderal Yangdi, Li Yuan, yang bermarkas di perbatasan garnisun Taiyuan, mengambil kesempatan untuk merebut tahta dan mendirikan dinasti Tang.

Dinasti Tang berdiri dari tahun 618 sampai 907 sebelum masehi dan merupakan dinasti yang memiliki masa kejayaan dalam sejarah Cina. Selama berlangsungnya dinasti Tang, sistem administrasi Cina kemudian didirikan. Propinsi diperintah dengan persetujuan administrator, yang selanjutnya dibagi dalam 300 administratif dan 1500 kabupaten.
Kemudian Dinasti Tang memperlihatkan perkembangan di bidang budaya, seni, ilmu dan agama yang sebelumnya tidak dikenal dalam proses internasionalisasi Cina, melalui pedagang asing yang tidak hanya membawa barang dagangan tetapi juga mendirikan sekolah baru untuk belajar.

Secara politik Dinasti Tang jatuh. Di barat, tentara Tibet menggedor garnisun Tang, dan di Yunnan, kerajaan Thai, Nanchao mencoba melakukan ekspansi ke Sichuan. Ketika sistem politik dan militer dari dinasti Tang dikikis, tanah Cina menjadi di bawah kepemimpinan kelompok bandit. Akhirnya pada tahun 907 setelah masehi, perlindungan hukum di bawah pimpinan Huang Zhao direbut oleh modal dinasti Tang dan selanjutnya berakhir.
Selama seperempat abad berikutnya, Komando militer saling bertempur di wilayah yang dominan, untuk memperluas kekuatan militer. Mereka percaya bahwa kabupaten yang memiliki sejarah yang kaya dan panjang dapat memperbanyak sistem legitimasi kekuatan politik, hal ini merupakan hal yang biasa terjadi di Cina.

Di Eropa tengah, kekuatan politik harus dilegitimasi oleh aturan turunan yang terperinci , juga oleh perjanjian hirarki agama. Untuk naik tahta, salah seorang harus mewarisinya. Dengan begitu, sejarah akan menganggap pemerintah sebagai perebut kekuasaan.
Di Cina, seperti juga di beberapa negara di Asia, legitimasi kekuatan politik terletak pada pemiliknya. Petani bahkan bandit dapat menjadi tentara, menaklukan Ibukota, mengangkat dirinya sebagai raja atau kaisar, dan mengharapkan persoalannya dapat menerima ketentuan tanpa mendiskusikan apakah raja atau kaisar baru dapat duduk di tahtanya.

Dalam pemikiran Cina tradisional, jika pemerintah baru bertahan dalam kekuatannya, ia harus dapat membuktikan amanat dari surga untuk menjadi kaisar baru. Jika pemerintah atau dinasti jatuh, hal itu membuktikan bahwa amanat dari surga tidak berjalan dengan baik.
Ketika sistem Cina terlihat praktis, konsekuensinya pasti mengikuti, diikuti oleh sekelompok individu yang besar untuk mencobanya. Sebagai jenderal tidak pernah merasa kuatir walaupun penduduk Cina akan menerima mereka sebagai pemerintahan legitimasi dimana mereka mempunyai kekuatan, sejarah Cina banyak mempunyai contoh dimana jenderal menaklukan raja-raja dan kaisar-kaisar. Pemimpin dari pemberontakan yang terkenal biasanya tidak berhubungan dengan pertempuran melawan ketidakadilan sosial, tapi jika pemberontakan itu berhasil mereka mempunyai tujuan untuk kekuatan politik sosial dan mendirikan dinasti mereka. Penyerbuan asing dapat merebut pengadilan Cina dan mengangkat diri mereka sebagai kaisar. Dua dinasti mayor Cina secara etnis bukan orang Cina, dua dinasti itu adalah dinasti Mongol Yuan dan dinasti Manchu Qing.

Setelah runtuhnya dinasti Tang pada abad 907 setelah masehi, pemerintah regional, jenderal yang tidak setia, pejabat tinggi kerajaan bahkan Pemimpin kelompok bandit terlibat perang atara satu dengan yang lainnya.

Pada 959, Zhao Kuangyin, Pemimpin penjaga kerajaan di masa dinasti regional, meraih kekuatan dari Pemimpin negara bagian yang sudah berumur 7 tahun. Tahun berikutnya Zhao Kuangyin, menaklukan kerajaan regional dan berhasil menyatakan seluruh Cina di bawah pemerintahannya. Akibat dari Dinasti Song, yang mengadakan perjanjian pada saat itu, Zhao Kuangyin merebut kekuasaan dari anaknya yang menjadi raja pada tahun 959 sebelum masehi. Hal itu berakhir sampai 1279 masehi, ketika Kublai Khan mendirikan Dinasti Yuan.
Dinasti Song membawa pada Cina apa yang disebut sebagai revolusi perdagangan. Salah satunya adalah memperkenalkan uang kertas, yang digunakan dalam perdagangan.Kota berkembang sangat cepat, ke arah yang lebih besar seperti keadaan yang juga sedang terjadi di Eropa pada saat yang sama. Revolusi perdagangan meluas ke daerah luar kota dimana teknik pertanian diperkenalkan.

Tidak seperti dinasti Cina sebelumnya, Dinasti Song tidak runtuh karena penyakit tapi karena pembunuhan yang dilakukan oleh pasukan dari luar yang tidak mempunyai pengaruh. Pasukan dari luar itu berasal dari sekelompok orang-orang Mongol, bencana itu terjadi di bagian Asia dan Eropa timur. Mongol disatukan tahun 1206 oleh Genghis Khan dan mengacau bangsa-bangsa di sekitarnya. Genghis Khan merebut Beijing (bukan Ibukota China) di tahun 1215, perlakuannya mengalihkan bagian lainnya ke kekaisaran yang lebih luas, dinasti Song yang menjalankannya untuk beberapa dekade. Cucu Genghis Khan, Kublai Khan yang pada akhirnya menaklukkan Cina di tahun 1279, termasuk kerajaan Yunnan Thai di Nanchao. Meskipun Kublai Khan menaklukan China di tahun 1279, Dinasti Yuan didirikan Kublai Khan tahun 1271 sampai 1368.

Dibawah kekuasaannya, Kublai Khan memperluas daerah jajahan ke wilayah barat, tepatnya sampai ke Moskow dan Baghdad. Orang-orang Mongol menyusun kembali pemerintahan Cina dengan cara memiliterisasikannya. Sebelum serangan gencar Mongol, secara luar biasa orang-orang Mandarin yang berpendidikan telah menjadi pilar dari system administrasi Cina, mereka dibawah kekuasaan orang-orang Mongol, digantikan oleh orang-orang yang telah naik jabatannya di militer.

Ketika orang-orang Mongol mengambil keputusan mengenai semua hal penting dari kebudayaan Cina sehingga menjadi tidak dapat dibedakan dari hal-hal pokok orang-orang Cina yang sebenarnya, perbedaannya dibuat secara politik, yaitu: semua etnik Mongol dibebaskan dari membayar pajak sedangkan orang-orang Cina diwajibkankan membayar semua pajak yang ada. Ketidakadilan ini, adalah fakta yang berlaku pada dinasti yang secara etnik adalah orang asing, dan kemungkinannya ini adalah alasan utama mengapa Dinasti Yuan bertahan selama lebih dari 100 tahun.

Orang Cina asli, sama dengan orang Tao, dulunya dinasti terakhir ini hanya dapat dibuktikan jika memiliki “mandat dari surga”, dan juga dipercaya dimana mandat dari dinasti tertentu telah dikeluarkan, hal tersebut akan mengalah pada pemberontak atau pemberontak istana. Di dalam pemikiran tradisional orang-orang Cina, kerajaan yang sesungguhnya hanya ada di surga, tetapi tetap yang melaksananakannya adalah orang-orang di dunia. Efek dari filosofi politik orang-orang Tao adalah sederhana dan praktis: setiap orang boleh mencoba keberuntungannya dengan pemberontakan jika dia sangat mengharapkannya. Apabila pemberontakannya gagal, kemudian yang membuat suatu percobaan dengan jelas tidak memiliki “mandat dari surga” dan biasanya mereka dieksekusi. Bagaimanapun, seorang pemberontak yang berhasil diambil sebagai bukti bahwa mandat dari surga benar-benar ada. Hal ini semata-mata hanyalah nyanyian kesuksesan saja. Setiap orang dapat menjadi seorang kaisar sepanjang ia dapat mengumpulkan kekuatannya.

Sesungguhnya, sejarah orang-orang Cina kebanyakan adalah sebuah teka-teki dengan pemberontakan, namun tentunya tidak berhasil dalam membangun sebuah dinasti baru di semua orang-orang Cina, pada tingkat pemerintahan. Meskipun demikian, kelompok pemberontak memiliki aturan yang berlaku di area perbatasan untuk beberapa dekade, biasanya selama pemimpin yang karismatik masih memegang kendali kekuasaan.
Biasanya pemimpin yang berhasil adalah pemimpin yang sangat kejam, menyingkirkan kompetisi yang potensial dengan kedudukan mereka tanpa mengeluarkan airmata, dan membuang para musuhnya mereka dapatkan dengan cara yang efisien, yaitu dengan membunuhnya.

Secara praktis para penemu dinasti baru Cina, walaupun mereka adalah penjahat, jenderal yang tidak loyal atau para pegawai pemerintahan, ditampilkan pada tingkat yang tinggi dan secara kejam, serta di tingkat yang tinggi tanpa rasa hormat pada ahli waris mereka. Seringkali, kaisar terakhir dari dinasti tersebut telah memiliki sedikit toleransi, dan lebih tertarik pada seni, begitu pula para selir mereka, daripada menekan pokok permasalahan mereka.

Mekanisme dari sejarah Cina ini telah menjadi jelas sampai saat ini. Mao Zedong kemungkinan telah sangat terpengaruh karena membaca sejarah Cina ini, seperti ia telah membaca Marx, Engels dan Lenin. Secara sungguh-sungguh ia menyamakan dirinya sebagai penemu dari dinasti baru Cina. Mao Zedong boleh percaya bahwa kekejaman yang ia tunjukan selama Great Leap Forward dan Revolusi Kebudayaan, serta pengulangan pembersihannya terhadap Pesta Komunis, tidak terlalu penting bagi alas an ideology namun lebih kepada menstabilkan dinasti baru tersebut, aturan ini dibuat sendiri olehnya, begitu pula pada Pesta Komunis. Kegagalan ekonomi dari Great Leap Forward, sepertinya tidak menjadi masalah besar baginya.

Seluruh konsep dari pemberontakan yang dilakukan oleh kelas terendah dari lingkungan social lebih berakar pada pemikiran social orang-orang Cina daripada pemikiran orang-orang Eropa. Ada beberapa peristiwa di dalam sejarah Eropa dimana terdapat pemberontakan petani, atau pemberontak hukum, adalah yayasan dari dinasti yang baru. Beberapa kasus di Eropa, selalu memiliki kekurangan legitimasi, dan setelahbeberapa waktu kekuasaan lama dinormalkan kembali.

Dalam sejarah orang-orang Cina, mereka tidak pernah kembali. Dinasti tersebut telah diatur sedemikian rupa untuk kebaikan. Pemimpin dari pemberontak kelas bawah dapat membangun diri mereka sendiri sebagai kaisar yang baru, dan selama sisa-sisa dinasti masih berkuasa, kaisar baru tersebut adalah suatu masalah legitimasi.

Kemudian hubungan yang lain antara Revolusi Komunis dari abad ke-20 dan pemberontakan petani di awal periode ini. Mereka sering mengikuti ideologi dari negara Utopia. Hal tersebut seperti pemberotakan petani di pertengahan abad 14 yang mengalahkan Dinasti Yuan. Pemimpin dari pemberontakan itu adalah Zhu Yuanzhang, anak yatim-piatu yang diadopsi di kuil Budha sebelum ia menjadi pemimpin dari salah satu kelompok pemberontakan yang ia persatukan. Ia mengakhiri Dinasti Yuan pada tahun 1368 dan menjadikan dirinya sebagai kaisar yang baru, hingga didirikankanlah Dinasti Ming.

Ketika mendeklarasikan dirinya sebagai kaisar uang baru, Zhu Yuanzhang mengganti namanya menjadi Hongwu. Selama masa pemerintahannya, ia memimpin perluasan pengusiran tersebut, terutama antara yang berpendidikan. Lebih dari 10.000 laki-laki yang terpelajar dan anggota keluarga mereka dieksekusi.

Pada awal tahun pemerintahan Dinasti Ming, sistem pemerintahan Ganda di Cina didirikan, dengan Beijing dibagian utara dan Nanjing dibagian selatan. Sebenarnya Beijing, secara harfiah tidak berati apa-apa kecuali “Ibukota bagian Utara”, dan Nanjing adalah “Ibukota bagian Selatan”, Jing berasal dari kata Mandarin untuk kata “ibukota”, Bei untuk “utara”, dan Nan untuk “selatan”.